<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ONE Energize Station</title>
	<atom:link href="http://oneenergize.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://oneenergize.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Mar 2012 07:08:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.2</generator>
		<item>
		<title>Apa Itu Gangguan Pencernaan?</title>
		<link>http://oneenergize.com/apa-itu-gangguan-pencernaan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=apa-itu-gangguan-pencernaan</link>
		<comments>http://oneenergize.com/apa-itu-gangguan-pencernaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 02:40:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.oneenergize.com/?p=655</guid>
		<description><![CDATA[Memahami gangguan pencernaan secara umum disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk dan stres sehari-hari. Persoalan-persoalan sering kali menunjukkan gejala-gejala yang cukup mengganggu, sehingga jika tidak mendapatkan penanganan dapat menjadi gangguan kronis dan menyebabkan penyakit. Dalam beberapa kejadian, masalah-masalah yang berhubungan dengan pencernaan tidak dapat terdeteksi dengan mudah melalui diagnosis medis tradisional karena tidak selalu disebabkan<a href="http://oneenergize.com/apa-itu-gangguan-pencernaan/"> .....</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><code></code></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-656" title="Apakah Itu Gangguan Pencernaan?" src="http://www.oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-25.jpg" alt="Apakah Itu Gangguan Pencernaan?" width="630" height="420" /></p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Memahami gangguan pencernaan secara umum disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk dan stres sehari-hari. Persoalan-persoalan sering kali menunjukkan gejala-gejala yang cukup mengganggu, sehingga jika tidak mendapatkan penanganan dapat menjadi gangguan kronis dan menyebabkan penyakit.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam beberapa kejadian, masalah-masalah yang berhubungan dengan pencernaan tidak dapat terdeteksi dengan mudah melalui diagnosis medis tradisional karena tidak selalu disebabkan oleh hal yang organik. Ganguan-gangguan yang terjadi disebabkan oleh perubahan fungsi satu atau lebih organ yang berada di dalam sistem pencernaan. Namun, gangguan tersebut tidak selalu disertai dengan adanya luka atau kerusakan pada organ. Masalah pencernaan umumnya disebabkan oleh faktor-faktor eksternal yang membahayakan fungsi sistem pencernaan: stres, kebiasaan makan yang buruk, pengobatan yang menyebabkan iritasi, infeksi kronis, dan hadirnya bateria dalam sistem pencernaan, sebagaimana pada kasus tukak pepsin yang disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyakit pencernaan mencakup sakit perut biasa hingga gangguan yang lebih mernbahayakan bagi kesehatan seperti tukak yang perlu ditangani dengan operasi. Gejala-gejala yang menyertai gangguan sistem pencernaan, hati, kandung empedu, dan pankreas. Namun, bagian-bagian tubuh lainnya seperti kepala, punggung, dada, dan kaki dapat ikut terpengaruh oleh gejaia-gejaia gangguan pencernaan ini. Namun demikian, gangguan pencernaan meskipun kompleks, dapat didiagnosis melalui gejala-gejala yang ditimbulkan. Gangguan lebih lanjut yang gejala-gejalanya tidak jelas, perlu dilakukan pengamatan medis yang lebih mendalam dan akurat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<ul>
<li><strong>Gejala gangguan Pencernaan </strong>: Sakit perut, mual-mual, salah cerna, sembelit, rasa tidak nyaman pada usus, diare, radang usus, rasa panas pada perut, dan asam pada perut.</li>
<li><strong>Penyakit gangguan pencernaan </strong>: Dyspepsia, gangguan usus besar, penyakit gastroesophageal reflux, bisul (peptic, gastric, duodenal), gastritis, hernia hiatus, batu empedu, gastroenteritis, sindroma iritasi usus, dan radang divertikulum.</li>
</ul>
<p><em>Gangguan pencernaan dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada bagian-bagian tubuh yang seperti kepala, punggung, dada, dan kaki.</em></p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Susunan Pencernaan</h2>
<p style="text-align: justify;">Susunan pencemaan adalah sebuah rangkaian pembuluh-pembuluh berlubang yang saling berhubungan dan melingkar-lingkar membentang dari mulut hingga dubur atau lubang pelepasan. Pencernaan mulai dari mulut ketika makanan dikunyah dan makanan yang telah lembut diuraikan oleh ptyalin. yakni suatu enzim yang terdapat dalam air liur. Makanan kemudian masuk ke dalam perut dan direduksikan menjadi partikel-partikel kecil, yang selanjutnya diubah oleh getah perut. Pembuangan zat-zat yang padat melalui usus dan zat-zat cair dibuang melalui saluran air kencing. Karena proses pencernaan begitu kompleks dan pembuangan hasil pencernaan dapat merusak organ dalam, maka penyimpangan pencernaan merupakan sebuah awal dari gangguan pencernaan.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Melawan gangguan pencernaan</h2>
<p style="text-align: justify;">Gejala yang menyertai gangguan pencernaan dapat sesekali terasa dan sporadis. Jika merasakan gejala yang terus-menerus atau hebat, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan seorang ahli kesehatan untuk memperoleh diagnosis yang tepat sebagai pencegahan agar gejala tersebut ridak berubah menjadi penyakit yang parah.</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila merasakan gejala-gejala berikut: pembengkakan perut, kembung, bersendawa, sakit pada perut bagian atas,dan mual, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter. Seorang ahli kesehatan harus melakukan diagnosis terhadap permasalahan tersebut, karena gejala-gejala tersebut boteh jadi menyertai penyakit lain pada organ pencernaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda juga harus segera periksa dokter apabila merasakan sakit berlebihan atau terus menerus pada perut, hati, ginjal, usus, atau alat kelamin. Demikian pula, jika Anda menemukan darah pada urin atau feses. Masalah pencerman dapat pula berhubungan dengan faktor-faktor seperti stres dan diet, maka Anda perlu segera berkonsultasi pada dokter untuk menghirdari kemungkinan penyakit yang serius. Anda jangan pernah meremehkan gejala-gejala yang dirasakan karena sedang mengalami stres. Meskipun gejala-gejala tersebut berhubungan dengan stres, namun dapat saja Anda mengalami gangguan pencernaan seperti tukak yang perlu segera ditangani secara medis.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun terdapat berbagai pengobatan yang dapat dianjurkan oleh dokter untuk menyembuhkan penyakir pencernaan ringan, banyak gangguan pencernaan yang dapat diatasi dengan mengubah kebiasaan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengubah kebiasaan dapat menghilangkan dan menyembuhkan masalah-masalah pencernaan. Penelitian kedokteran telah membuktikan bahwa sangatlah penting untuk mengurangi stres, berhenti merokok, berolahraga secara rutin, dan menjalankan diet ketat, sebagai bagian dari pengobatan. Diet bervariasi menurut gejala yang dirasakan, misalnya, apabila merasakan kembung, maka Anda hares menghindari makanan tertentu yang justru disarankan bagi pasien penderita gastroenteritis (radang lambung dan usus).</p>
<p style="text-align: justify;">Berkonsultasi dengan seorang ahli kesehatan sangat penting karena diagnosis yang dilakukan sendiri umumnya tidak akurat dan kontraproduktif. Jika makan, Anda harus selalu melakukannya dengan pelan-pelan, berhenti antara dua suapan dan mengunyahnya dengan baik agar tidak membebani sistem pencernaan. Terdapat beragam obat alami dan terapi alternatif yang dapat menyertai perawatan medis untuk membantu menghilangkan inasalah pencernaan dan rasa sakit yang ditimbulkannya.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : www.databaseartikel.com</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: left;">   Artikel Yang Lain</h2>
<div style="clear: both"></div><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;"><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/manfaat-ion-negatif-bagi-tubuh-manusia/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-7-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Manfaat Ion Negatif Bagi Tubuh Manusia</div></div></a><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/apa-itu-brainwave/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-19-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Apa Itu Brainwave?</div></div></a></div><div style="clear: both"></div>
<p><code></code></p>
<p><div style="float:left;padding-right:4px;padding-bottom:4px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://oneenergize.com/apa-itu-gangguan-pencernaan/"></a></div><a class="twitter-share-button" href="http://twitter.com/share" data-count="horizontal" data-via="timothywibowo">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></p>
<p><iframe src="//www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Foneenergize&amp;send=false&amp;layout=standard&amp;width=630&amp;show_faces=true&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;font=verdana&amp;height=80&amp;appId=120456184653543" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:630px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe></p>

<p>Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirim kepada kami pesan melalui form berikut :</p>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - begin - FastSecureContactForm.com -->
<div id="FSContact2" style="width:660px;">
<form action="http://oneenergize.com/feed/#FSContact2" id="si_contact_form2" method="post">

         <div>
               <input type="hidden" name="si_contact_CID" value="1" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_name2">Name:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_name2" name="si_contact_name" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_email2">E-Mail Address:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="email" id="si_contact_email2" name="si_contact_email" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_1">Handphone:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_1" name="si_contact_ex_field1" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_2">Kota:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_2" name="si_contact_ex_field2" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_subject2">Subject:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_subject2" name="si_contact_subject" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_message2">Message:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <textarea style="text-align:left; margin:0;" id="si_contact_message2" name="si_contact_message"  cols="75" rows="10"></textarea>
        </div>

<div style="text-align:left; padding-top:2px;">
  <input type="hidden" name="si_contact_action" value="send" />
  <input type="hidden" name="si_contact_form_id" value="2" />
  <input type="submit" id="fsc-submit-2" style="cursor:pointer; margin:0;" value="Submit" /> 
</div>

</form>
</div>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - end - FastSecureContactForm.com -->
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oneenergize.com/apa-itu-gangguan-pencernaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Quantum Mind Programming</title>
		<link>http://oneenergize.com/quantum-mind-programming/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=quantum-mind-programming</link>
		<comments>http://oneenergize.com/quantum-mind-programming/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 02:35:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.oneenergize.com/?p=651</guid>
		<description><![CDATA[Quantum Mind Programming adalah metode pemrograman pikiran yang menggunakan stimulasi gelombang otak (Brainwave Entrainment) sebagai media induksi untuk mencapai kondisi pikiran yang reseptif (kondisi theta), dan kemudian dilanjutkan dengan memprogram ulang pikiran bawah sadar dengan teknik-teknik tertentu sesuai dengan tujuan atau masalah. Jika otak diibaratkan sebagai komputer dan pikiran adalah software yang terinstal di dalam<a href="http://oneenergize.com/quantum-mind-programming/"> .....</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><code></code></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-652" title="Quantum Mind Programming" src="http://www.oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-24.jpg" alt="Quantum Mind Programming" width="630" height="420" /></p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Quantum Mind Programming adalah metode pemrograman pikiran yang menggunakan stimulasi gelombang otak (Brainwave Entrainment) sebagai media induksi untuk mencapai kondisi pikiran yang reseptif (kondisi theta), dan kemudian dilanjutkan dengan memprogram ulang pikiran bawah sadar dengan teknik-teknik tertentu sesuai dengan tujuan atau masalah.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika otak diibaratkan sebagai komputer dan pikiran adalah software yang terinstal di dalam komputer, maka Quantum Mind Programming adalah cara untuk meng-instal pikiran positif ke otak dan juga menghapus pikiran negatif dari otak.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tentu tahu, bahwa kualitas hidup seseorang sangat tergantung dengan kualitas pikirannya. Pikiran negatif menyebabkan kita pesimis, sedangkan pikiran positif memunculkan semangat dan optimis. Orang sukses punya pola pikir kesuksesan, sedangkan orang gagal punya pola pikir kegagalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya adalah, meskipun Anda tahu bahwa pikiran menentukan kualitas hidup, Anda tidak bisa dengan mudah mengubah pikiran Anda sendiri. Mungkin Anda sadar bahwa sekarang ini Anda merasa perlu &#8220;membenahi&#8221; pikiran Anda. Namun Anda tidak tahu atau belum bertemu cara yang efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itulah, kami memperkenalkan Quantum Mind Programming yang dikembangkan dari Hypnotherapy dan Neuro Linguistic Programming. Dari sekian banyak metode pemrograman pikiran, Quantum Mind Programming merupakan metode yang sangat efektif dan sangat mudah dilakukan oleh siapapun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sigmund Freud, seorang tokoh psikologi terkemuka mengatakan bahwa sebagian besar perilaku manusia dipengaruhi oleh Pikiran Bawah Sadarnya. Kekuatan pikiran bawah sadar mempengaruhi sebesar 88% dari tindakan kita, sedangkan kekuatan pikiran sadar hanya berpengaruh sebesar 12%.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang berjuang untuk berubah atau berjuang untuk sukses dengan kerja keras, namun tidak kunjung berhasil. Itu karena mereka tidak tahu bagaimana menggunakan kekuatan pikiran bawah sadar. Sebenarnya pikiran kita terdiri dari 4 level kesadaran, yang mana setiap level-nya memiliki fungsi penting yang tidak terpisahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pikiran adalah pusat kesadaran yang memproses pemikiran, ide, persepsi, perasaan dan menyimpan pengetahuan serta memori. Sebagaimana otak yang terdiri beberapa bagian, pikiran juga terdiri dari empat level atau empat tingkat. Empat level pikiran itu adalah:</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">1. Pikiran Tidak Sadar (Unconscious Mind)</h2>
<p style="text-align: justify;">Pikiran Tidak Sadar adalah pikiran yang sudah ada sejak Anda dalam kandungan. Pikiran Tidak Sadar terhadap pada semua mahkluk hidup, termasuk tumbuhan, binatang dan manusia. Ini adalah pikiran yang berfungsi untuk mengatur proses kehidupan suatu makhluk hidup. Pikiran tidak sadar punya dua fungsi utama yaitu: Mempertahankan kehidupan dan melestarikan keturunan. Jika Anda mengenal orang yang terlalu takut mati, takut sakit, takut miskin atau tidak bisa mengendalikan nafsu seks-nya, maka itu artinya orang tersebut belum bisa menguasai pikiran tidak sadarnya.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">2. Pikiran Bawah Sadar (Subconscious Mind)</h2>
<p style="text-align: justify;">Pikiran Bawah Sadar adalah pikiran yang terbentuk dari pengalaman hidup. Isinya adalah rekaman mengenai apa yang dirasakan, didengar dan dilihat seseorang mulai sejak dalam kandungan. Pikiran bawah sadar membentuk kepribadian, identitas diri, keyakinan, kebiasaan, sifat dan tingkah laku. Pikiran Bawah Sadar juga merupakan gudang memori sejak masa kecil hingga masa kini. Bahkan memori yang sudah terlupakan secara sadar, masih bisa dimunculkan lagi apabila seseorang bisa membuka pikiran bawah sadarnya. Jika Anda mengenal ada orang yang punya mental block, yakin bahwa dirinya tidak mampu, tidak bisa mengubah kebiasaan buruknya atau fanatik terhadap keyakinannya, itu artinya dia terbelenggu oleh pikiran bawah sadarnya sendiri.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">3. Pikiran Sadar (Conscious Mind)</h2>
<p style="text-align: justify;">Pikiran sadar merupakan pusat dari logika, kehendak, kemampuan analisa, perencanaan dan menciptakan alasan. Inilah bagian yang membedakan manusia dengan hewan dan binatang. Ketika pikiran kehendak pikiran sadar seseorang selaras dengan kehendak bawah sadar, maka tidak akan terjadi masalah. Namun bila terjadi konflik antara pikiran sadar dan bawah sadar, maka berbagai persoalan bisa muncul. Bukan hanya soal kesehatan fisik yang terganggu karena konflik pikiran, kesehatan mental dan kesuksesan seseorang juga sangat dipengaruhi keselarasan pikiran sadar dan bawah sadar.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">4. Pikiran Supersadar (Superconscious Mind)</h2>
<p style="text-align: justify;">Pikiran Supersadar merupakan pusat kebijaksanaan dan spiritualitas. Dalam pikiran supersadar hanya ada kedamaian, cinta, kebahagiaan dan kebijaksanaan dalam memandang segala sesuatu. Inilah level pikiran yang ingin dicapai para pencari spiritual dari berbagai agama. Banyak orang bermeditasi, beribadah, bertapa, melakukan Yoga, dzikir, thoriqoh dan semacamnya untuk mendapatkan &#8220;pencerahan&#8221; yang sebetulnya adalah tercapainya pikiran supersadar.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Cara kerja pikiran Anda sangat mirip dengan komputer. Anda bisa menginstall suatu program ke komputer. Dan jika Anda sudah tidak membutuhkan program itu lagi, Anda bisa menghapusnya. Selain bisa diinstall dan uninstall dengan sengaja, komputer juga bisa terkena program negatif yang kita kenal dengan nama &#8220;virus komputer&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Pikiran Anda pun demikian. Ketika Anda masih bayi, pikiran Anda ibarat komputer baru yang belum dipasangi program apapun. Kemudian Anda mulai mendengar, melihat dan merasakan segala sesuatu yang ada disekitar Anda. Saat itulah pikiran Anda mulai terprogram oleh segala kejadian yang Anda dengar, lihat atau rasakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sengaja atau tidak, pikiran Anda telah diprogram oleh orang-orang di sekitar Anda, oleh lingkungan, oleh acara televisi yang Anda tonton, oleh informasi yang disampaikan orang lain, oleh buku yang Anda baca dan oleh media masa yang Anda percaya beritanya. Segala informasi yang masuk ke pikiran Anda dan semua pengalaman hidup yang pernah Anda lalui memprogram pikiran Anda sehingga Anda menjadi seperti sekarang ini. Sadarilah bahwa kebiasaan, kepribadian, perilaku, persepsi dan keyakinan yang Anda miliki sekarang ini adalah hasil pemrograman dari lingkungan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya adalah tidak semua program yang kita terima dari lingkungan merupakan program yang baik. Dan kadang tanpa kita kehendaki kita pun mendapatkan pengalaman buruk sehingga menimbulkan “virus pikiran” yang selalu menggangu kita. Untuk itulah kita membutuhkan Quantum Mind Programming untuk menghilangkan &#8220;virus pikiran&#8221; yang terprogram di pikiran kita tanpa kita kehendaki.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain diprogram oleh lingkungan, pikiran Anda juga bisa terprogram oleh selftalk. Apa itu selftalk? Selftalk adalah kata-kata dalam hati yang sering Anda ucapkan pada diri Anda sendiri. Selftalk bisa positif maupun negatif. Contoh selftalk positif adalah ketika dalam batin Anda bicara &#8220;Saya adalah orang yang percaya diri dan pandai berkomunikasi&#8221; atau &#8220;Saya memang sedang susah sekarang, namun saya yakin semua akan berubah apabila saya berusaha keras&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan contoh selftalk negatif adalah ketika Anda menggerutu dalam hati &#8220;Mengapa nasib saya selalu sial?&#8221;, &#8220;Hidup memang perjuangan&#8221;, &#8220;Bagaimana jika saya gagal?&#8221;, &#8220;Saya memang pengecut dan bodoh&#8221; dan sebagainya. Jika seseorang sering punya selftalk negatif, maka hidupnya cenderung menjadi semakin susah karena pikirannya dipenuhi oleh program-program negatif yang menghambat kemajuan pribadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selftalk negatif juga punya kecenderungan untuk bertahan dan muncul secara otomatis apabila sudah terprogram di pikiran bawah sadar. Itulah mengapa banyak orang yang mencoba menghilangkan selftalk negatifnya (pikiran negatifnya) namun kesulitan. Untuk itu, Anda membutuhkan Quantum Mind Programming untuk mengatasi selftalk negatif yang sudah mengakar kuat di bawah sadar Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang dewasa umumnya mampu menolak pengaruh dari sekitar. Namun ketika kita masih kecil, kita sama sekali tidak mampu menolak pengaruh dari sekitar kita. Dan pada masa anak-anak itulah biasanya suatu program negatif mulai tertanam di pikiran Anda. Jika sekarang Anda punya masalah yang berkaitan dengan pikiran, perasaan atau perilaku, bisa jadi masalah itu merupakan efek dari program negatif yang tertanam sejak kecil dan program itu menjadi semaki kuat seiring bertambahnya usia Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Quantum Mind Programming berkerja sebagai cara untuk menghapus program negatif sekaligus memasang program positif yang akan membuat Anda lebih baik dari sebelumnya. Dengan Quantum Mind Programming, Anda bisa menghilangkan segala hal buruk yang ingin Anda hilangkan dari pikiran, perasaan dan perilaku Anda. Dengan Quantum Mind Programming, Anda bisa menanamkan pikiran, perasaan dan perilaku baru yang lebih baik.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam CD Terapi Musik, Quantum Mind Programming merupakan terapi pelengkap yang tidak kalah pentingnya dengan Terapi Musik dan Terapi Gelombang Otak. Dalam setiap CD Terapi Musik Anda pesan, selain Anda mendapatkan file audio berisi terapi musik dan terapi gelombang otak, terdapat juga satu folder khusus untuk Quantum Mind Programming. Dalam folder tersebut terdapat 2 file, yaitu:<br />
1. File Audio Brainwave Entrainment untuk menstimulasi otak Anda agar menghasilkan gelombang otak theta yang dominan. Stimulasi akan membantu Anda memasuki kondisi relaksasi mental yang dibutuhkan untuk proses pemrograman ulang pikiran. Banyak orang meyakini bahwa gelombang otak theta adalah tanda bahwa pikiran bawah sadar kita terbuka untuk menerima perubahan.<br />
2. File PDF Panduan Praktek Quantum Mind Programming sesuai dengan tujuan atau manfaat CD yang kami produksi. Panduan praktek satu CD dengan CD lainnya pastinya berbeda karena setiap masalah punya cara penanganan yang berbeda.<br />
Untuk melakukan Quantum Mind Programming, Anda tinggal mendengarkan file Audio dengan speaker atau headphone selama 5-10 menit sambil menutup mata dan membiarkan diri Anda rileks. Anda tidak perlu berusaha konsentrasi atau mengosongkan pikiran. Secara alami Anda akan masuk kondisi theta. Kemudian Anda melakukan &#8220;proses pemrograman pikiran&#8221; sesuai panduan.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Sudah dibuktikan oleh ratusan orang, bahwa Quantum Mind Programming sangat efektif dalam memasukkan program pikiran positif ke otak Anda. Beberapa orang yang telah mencoba self hypnosis (hypnotherapy kepada diri sendiri) mengakui bahwa Quantum Mind Programming lebih efektif dibandingkan self hypnosis yang sudah dilakukannya selama bertahun-tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan metode pemrograman yang gagal adalah karena Anda diharuskan untuk konsentrasi, fokus atau mengosongkan pikiran. Padahal bisa jadi Anda termasuk orang yang susah konsentrasi dan susah mengosongkan pikiran. Oleh karena itu, salah satu kelebihan Quantum Mind Programming adalah metode ini tidak membutuhkan konsentrasi dan Anda tidak perlu mengosongkan pikiran.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesimpulannya: Quantum Mind Programming sangat mudah dipraktekkan dan cocok untuk siapapun tanpa terkecuali. Bahkan untuk Anda yang susah konsentrasi, susah mengosongkan pikiran atau divonis susah memasuki kondisi trance, Quantum Mind Programming tetap cocok untuk Anda.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : www.terapimusic.com</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: left;">   Artikel Yang Lain</h2>
<div style="clear: both"></div><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;"><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/teknologi-baru-listrik-pulse/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-4-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Teknologi Baru Listrik Pulse</div></div></a><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/apa-itu-gangguan-pencernaan/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-25-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Apa Itu Gangguan Pencernaan?</div></div></a></div><div style="clear: both"></div>
<p><code></code></p>
<p><div style="float:left;padding-right:4px;padding-bottom:4px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://oneenergize.com/quantum-mind-programming/"></a></div><a class="twitter-share-button" href="http://twitter.com/share" data-count="horizontal" data-via="timothywibowo">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></p>
<p><iframe src="//www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Foneenergize&amp;send=false&amp;layout=standard&amp;width=630&amp;show_faces=true&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;font=verdana&amp;height=80&amp;appId=120456184653543" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:630px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe></p>

<p>Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirim kepada kami pesan melalui form berikut :</p>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - begin - FastSecureContactForm.com -->
<div id="FSContact2" style="width:660px;">
<form action="http://oneenergize.com/feed/#FSContact2" id="si_contact_form2" method="post">

         <div>
               <input type="hidden" name="si_contact_CID" value="1" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_name2">Name:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_name2" name="si_contact_name" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_email2">E-Mail Address:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="email" id="si_contact_email2" name="si_contact_email" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_1">Handphone:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_1" name="si_contact_ex_field1" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_2">Kota:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_2" name="si_contact_ex_field2" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_subject2">Subject:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_subject2" name="si_contact_subject" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_message2">Message:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <textarea style="text-align:left; margin:0;" id="si_contact_message2" name="si_contact_message"  cols="75" rows="10"></textarea>
        </div>

<div style="text-align:left; padding-top:2px;">
  <input type="hidden" name="si_contact_action" value="send" />
  <input type="hidden" name="si_contact_form_id" value="2" />
  <input type="submit" id="fsc-submit-2" style="cursor:pointer; margin:0;" value="Submit" /> 
</div>

</form>
</div>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - end - FastSecureContactForm.com -->
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oneenergize.com/quantum-mind-programming/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Terapi Gelombang Otak</title>
		<link>http://oneenergize.com/memahami-terapi-gelombang-otak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memahami-terapi-gelombang-otak</link>
		<comments>http://oneenergize.com/memahami-terapi-gelombang-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 02:08:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.oneenergize.com/?p=640</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Gelombang Otak? Otak Anda terdiri dari milyaran sel otak yang disebut neuron. Setiap neuron saling berkomunikasi (menjalin hubungan) dengan memancarkan gelombang listrik. Gelombang listrik yang dikeluarkan oleh neuron dalam otak inilah yang disebut “gelombang otak” atau brainwave. Jadi yang disebut gelombang otak adalah “arus listrik” yang dikeluarkan oleh otak. Apabila otak tidak lagi<a href="http://oneenergize.com/memahami-terapi-gelombang-otak/"> .....</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><code></code></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-641" title="Memahami Terapi Gelombang Otak" src="http://www.oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-23.jpg" alt="Memahami Terapi Gelombang Otak" width="630" height="420" /></p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Apa itu Gelombang Otak?</h2>
<p style="text-align: justify;">Otak Anda terdiri dari milyaran sel otak yang disebut neuron. Setiap neuron saling berkomunikasi (menjalin hubungan) dengan memancarkan gelombang listrik. Gelombang listrik yang dikeluarkan oleh neuron dalam otak inilah yang disebut “gelombang otak” atau brainwave. Jadi yang disebut gelombang otak adalah “arus listrik” yang dikeluarkan oleh otak. Apabila otak tidak lagi mengeluarkan gelombang otak, maka kita tahu bahwa otak tersebut sudah mati.</p>
<p style="text-align: justify;">Gelombang otak bisa diukur dengan peralatan Electroencephalograph (EEG). Diketahui bahwa frekuensi gelombang otak yang dihasilkan oleh neuron bervariasi antara 0-30 Hz dan digolongkan menjadi gelombang delta, theta, alpha dan beta. Setiap gelombang punya karakteristik yang berbeda-beda serta menandakan kondisi mental seseorang.</p>
<p style="text-align: justify;">Ilustrasi gelombang listrik (brainwave) yang dikeluarkan oleh neuron otak.<br />
Grafik gelombang otak dari Delta hingga Beta.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai karakteristik empat jenis gelombang otak yang umumnya muncul pada setiap orang.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Gelombang Beta</h2>
<p style="text-align: justify;">Waspada, Konsentrasi. Kondisi gelombang otak Beta (13-30 Hz) menjaga pikiran kita tetap tajam dan terfokus. Dalam kondisi Beta, otak Anda akan mudah melakukan analisis dan penyusunan informasi, membuat koneksi, dan menghasilkan solusi-solusi serta ide-ide baru. Beta sangat bermanfaat untuk produktivitas kerja, belajar untuk ujian, persiapan presentasi, atau aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi dan kewaspadaan tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Gelombang Alpha</h2>
<p style="text-align: justify;">Kreativitas, Relaksasi, Visualisasi. Gelombang otak Alpha (8-13 Hz) sangat kontras dibandingkan dengan kondisi Beta. Kondisi relaks mendorong aliran energi kreativitas dan perasaan segar, sehat. Kondisi gelombang otak Alpha ideal untuk perenungan, memecahkan masalah, dan visualisasi, bertindak sebagai gerbang kreativitas kita.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Gelombang Theta</h2>
<p style="text-align: justify;">Relaksasi mendalam, Meditasi, Peningkatan Memori. Lebih lambat dari Beta, kondisi gelombang otak Theta (4-8 Hz) muncul saat kita bermimpi pada tidur ringan. Atau juga sering dinamakan sebagai mengalami mimpi secara sadar. Frekuensi Theta ini dihubungkan dengan pelepasan stress dan pengingatan kembali memori yang telah lama. Kondisi “senjakala” (twilight) dapat digunakan untuk menuju meditasi yang lebih dalam, menghasilkan peningkatan kesehatan secara keseluruhan, kebutuhan kurang tidur, meningkatkan kreativitas dan pembelajaran.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Gelombang Delta</h2>
<p style="text-align: justify;">Penyembuhan, Tidur Sangat Nyenyak. Kondisi Delta (0.5-4 Hz), saat gelombang otak semakin melambat, sering dihubungkan dengan kondisi tidur yang sangat dalam. Beberapa frekuensi dalam jangkauan Delta ini diiringi dengan pelepasan hormon pertumbuhan manusia (Human Growth Hormone), yang bermanfaat dalam penyembuhan. Kondisi Delta, jika dihasilkan dalam kondisi terjaga, akan menyediakan peluang untuk mengakses aktivitas bawah sadar, mendorong alirannya ke pikiran sadar. Kondisi Delta juga sering dihubungkan dengan manusia-manusia yang memiliki perasaan kuat terhadap empati dan intuisi.</p>
<p style="text-align: justify;">Pandangan keliru yang selama ini ada dalam benak banyak orang adalah otak hanya menghasilkan satu jenis gelombang pada suatu saat. Saat kita aktif berpikir kita berada pada gelombang beta. Kalau kita rileks kita berada di alfa. Kalau sedang melamun, kita di theta. Dan, kalau tidur lelap kita berada di delta. Pandangan itu salah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suatu saat, pada umumnya, otak kita menghasilkan empat jenis gelombang secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda. Misalnya dalam kondisi tidur, otak kita lebih banyak memproduksi gelombang delta, tapi tetap memproduksi theta, alpha dan beta walaupun kadarnya sedikit.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap orang punya pola gelombang otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang. Meditasi adalah salah satu cara paling kuno untuk mengatur pola gelombang otak. Sedangkan bagi masyarakat modern yang sibuk, teknologi Brainwave Entrainment menjadi salah satu cara favorit untuk mengatur pola gelombang otak agar sesuai dengan kebutuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, selain 4 jenis gelombang yang kami sebutkan diatas (Delta, Theta, Alpha dan Beta) masih ada gelombang otak yang lebih tinggi yaitu Gamma dengan frekuensi 40-99 Hz, HyperGamma dengan frekuensi tepat 100 Hz dan gelombang Lambda dengan frekuensi tepat 200 Hz. Menurut Dr. Jeffrey. D. Thompson, dari Center for Acoustic Research, gelombang HyperGamma dan Lambda berhubungan dengan kemampuan supranatural, metafisika atau paranormal.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan Gelombang Gamma terjadi ketika seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan, terburu-buru karena dikejar deadline pekerjaan atau keadaan lain yang sangat menegangkan bagi orang tersebut.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: left;">   Artikel Yang Lain</h2>
<div style="clear: both"></div><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;"><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/karakteristik-memori-otak-manusia/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-10-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Karakteristik Memori Otak Manusia</div></div></a><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/fisioterapi-pada-asma-bronchiale/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-20-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Fisioterapi Pada Asma Bronchiale</div></div></a></div><div style="clear: both"></div>
<p><code></code></p>
<p><div style="float:left;padding-right:4px;padding-bottom:4px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://oneenergize.com/memahami-terapi-gelombang-otak/"></a></div><a class="twitter-share-button" href="http://twitter.com/share" data-count="horizontal" data-via="timothywibowo">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></p>
<p><iframe src="//www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Foneenergize&amp;send=false&amp;layout=standard&amp;width=630&amp;show_faces=true&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;font=verdana&amp;height=80&amp;appId=120456184653543" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:630px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe></p>

<p>Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirim kepada kami pesan melalui form berikut :</p>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - begin - FastSecureContactForm.com -->
<div id="FSContact2" style="width:660px;">
<form action="http://oneenergize.com/feed/#FSContact2" id="si_contact_form2" method="post">

         <div>
               <input type="hidden" name="si_contact_CID" value="1" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_name2">Name:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_name2" name="si_contact_name" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_email2">E-Mail Address:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="email" id="si_contact_email2" name="si_contact_email" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_1">Handphone:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_1" name="si_contact_ex_field1" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_2">Kota:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_2" name="si_contact_ex_field2" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_subject2">Subject:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_subject2" name="si_contact_subject" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_message2">Message:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <textarea style="text-align:left; margin:0;" id="si_contact_message2" name="si_contact_message"  cols="75" rows="10"></textarea>
        </div>

<div style="text-align:left; padding-top:2px;">
  <input type="hidden" name="si_contact_action" value="send" />
  <input type="hidden" name="si_contact_form_id" value="2" />
  <input type="submit" id="fsc-submit-2" style="cursor:pointer; margin:0;" value="Submit" /> 
</div>

</form>
</div>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - end - FastSecureContactForm.com -->
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oneenergize.com/memahami-terapi-gelombang-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Diabetes Melitus?</title>
		<link>http://oneenergize.com/apa-itu-diabetes-melitus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=apa-itu-diabetes-melitus</link>
		<comments>http://oneenergize.com/apa-itu-diabetes-melitus/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 15:58:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.oneenergize.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Diabetus Melitus / kencing manis / sakit gula adalah penyakit kronik dengan konsentrasi gula dalam darah yang tinggi. Siapa saja yang beresiko tinggi terkena penyakit ini? Seseorang yang : Mempunyai saudara, orangtua atau kakek-nenek dengan Diabetes Obesitas (gemuk) atau berat badan lebih Usia diatas 45 tahun Prediabetes (glukosa darah puasa atau sesudah makan melebihi<a href="http://oneenergize.com/apa-itu-diabetes-melitus/"> .....</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><code></code></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-635" title="Apa Itu Diabetes Melitus?" src="http://www.oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-22.jpg" alt="Apa Itu Diabetes Melitus?" width="630" height="420" /></p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Penyakit Diabetus Melitus / kencing manis / sakit gula adalah penyakit kronik dengan konsentrasi gula dalam darah yang tinggi.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Siapa saja yang beresiko tinggi terkena penyakit ini?</h2>
<p style="text-align: justify;">Seseorang yang :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mempunyai saudara, orangtua atau kakek-nenek dengan Diabetes</li>
<li>Obesitas (gemuk) atau berat badan lebih</li>
<li>Usia diatas 45 tahun</li>
<li>Prediabetes (glukosa darah puasa atau sesudah makan melebihi normal atau toleransi glukosa terganggu)</li>
<li>Mempunyai tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi</li>
<li>Melahirkan bayi lebih dari 4 kg</li>
</ul>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Apa penyebab penyakit Diabetus Melitus ?</h2>
<p style="text-align: justify;">Faktor keturunan atau genetik merupakan penyebab utama. Untuk diabetes tipe 2, faktor lingkungan, obesitas dan kurangnya aktifitas fisik merupakan pemicu utama penyakit ini. Orang dengan Diabetes pada mulanya mengalami suatu keadaan yang dinamakan “resistensi insulin” sebelum mereka gemuk. Dengan bertambahnya umur, kebiasaan makan tidak sehat, obesitas dan tidak melakukan aktifitas fisik secara bersama-sama dapat memicu terjadinya Diabetes.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Bagaimana gejala penyakit Diabetus Melitus ?</h2>
<p style="text-align: justify;">Gejala penyakit Diabetus Melitus adalah sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Sering buang air kecil, terutama pada malam hari</li>
<li>Cepat merasa haus dan lapar</li>
<li>Berat badan turun tanpa sebab yang jelas</li>
<li>Cepat merasa lelah dan mengantuk</li>
<li>Luka yang sukar sembuh</li>
<li>Gatal-gatal sekitar kelamin</li>
<li>Kesemutan pada kaki / tungkai</li>
<li>Kemampuan seks menurun</li>
<li>Penglihatan kabur (seringnya berganti ukuran kacamata)</li>
<li>Melahirkan bayi lebih dari 4 kg</li>
</ul>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Kapan seseorang disebut menyandang penyakit Diabetus Melitus?</h2>
<p style="text-align: justify;">Seseorang dikatakan sebagai penyandang penyakit Diabetus Melitus bila pada pemeriksaan laboratorium kimia darah, konsentrasi glukosa darah dalam keadaan puasa (GDP) pagi hari &gt; 126 mg/dL dan/atau 2 jam sesudah makan &gt; 200 mg/dL, atau glukosa darah sewaktu (GDS) melebihi 200 mg/dL.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Apa akibat penyakit Diabetus Melitus?</h2>
<p style="text-align: justify;">Diabetes tipe 2 dapat menyebabkan terjadinya perubahan serius pada jantung, syaraf, ginjal, dan mata. Kelainan tersebut disebut Komplikasi Diabetes. Seseorang bisa mengalami Diabetes selama bertahun-tahun tanpa mengetahui bahwa orang tersebut sudah terkena Diabetes Melitus. Konsentrasi glukosa darah yang tinggi dapat merusak bagian/organ tubuh. Oleh karena itu pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin. Pengendalian Diabetes melitus dilakukan dengan mengusahakan agar konsentrasi glukosa darah mendekati normal sehingaa dapat menghentikan atau memperlambat kerusakan pada mata, syaraf, dan ginjal.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Bagaimana mencegah penyakit Diabetus Melitus ?</h2>
<p style="text-align: justify;">Dengan gaya hidup sehat yaitu konsumsi makanan dengan gizi seimbang, tinggi serat dan rendah lemak serta melakukan aktifitas fisik 30 menit setiap hari sehingga tercipta berat badan ideal.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Apa saja jenis penyakit Diabetus Melitus ?</h2>
<p style="text-align: justify;">Penyakit Diabetus Melitus terdiri dari :</p>
<p style="text-align: justify;">Diabetus Melitus tipe 1 : (Diabetus Melitus tergantung insulin).<br />
Penyandang Diabetus Melitus tipe 1 adalah anak-anak dan para remaja, tidak gemuk, dan bila penyakitnya diketahui harus menggunakan insulin. Pankreas sangat sedikit membentuk insulin atau bahkan tidak sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Diabetus Melitus tipe 2 : (Diabetus Melitus tidak tergantung insulin).<br />
Penyandang Diabetus Melitus tipe 2 biasanya sudah dewasa atau berusia lanjut dan agak gemuk.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Apa yang harus dilakukan jika telah terkena Diabetus Melitus ?</h2>
<p style="text-align: justify;">Diabetes Melitus tidak dapat disembuhkan, baik oleh petugas kesehatan atau siapapun. Tetapi Diabetes Melitus dapat dikendalikan dengan makanan sehat dengan gizi seimbang, tinggi serat dan rendah lemak serta melakukan aktifitas fisik / latihan jasmani seperti jalan kaki selama 30 menit setiap hari secara teratur sehingga mencapai berat badan ideal. Dan sebaiknya memeriksakan glukosa darah pada saat puasa dan sesudah makan. Apabila makanan sehat, latihan jasmani, dan obat diabetes tidak dapat menurunkan glukosa darah anda, mungkin anda perlu suntikan insulin. Anda mungkin perlu menggunakan insulin saja tanpa tablet tau insulin dengan tablet.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Apa saja komplikasi yang disebabkan karena Diabetus Melitus ?</h2>
<p style="text-align: justify;">Konsentrasi glukosa darah yang tinggi terus-menerus dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan terjadinya komplikasi kronis. Terutama pada pembuluh darah besar dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung., stroke dan gangren kaki / tungkai, sedangkan pada pembuluh darah kecil mengakibatkan kerusakan pada mata, ginjal dan syaraf.</p>
<p style="text-align: justify;">Komplikasi berat yang dapat terjadi adalah:</p>
<ul>
<li>Gangguan kemampuan seksual</li>
<li>Serangan jantung (infark jantung)</li>
<li>Stroke</li>
<li>Gangren diabetikum dengan akibat amputasi kaki</li>
<li>Kebutaan</li>
<li>Gagal ginjal sehingga perlu cuci darah</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Cegah Diabetus Melitus, kenali gejalanya, lakukan Gaya Hidup Sehat mulai sekarang.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : www.naturindonesia.com</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: left;">   Artikel Yang Lain</h2>
<div style="clear: both"></div><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;"><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/apa-itu-migrain/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-13-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Apa Itu Migrain?</div></div></a><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/apa-itu-gangguan-pencernaan/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-25-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Apa Itu Gangguan Pencernaan?</div></div></a></div><div style="clear: both"></div>
<p><code></code></p>
<p><div style="float:left;padding-right:4px;padding-bottom:4px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://oneenergize.com/apa-itu-diabetes-melitus/"></a></div><a class="twitter-share-button" href="http://twitter.com/share" data-count="horizontal" data-via="timothywibowo">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></p>
<p><iframe src="//www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Foneenergize&amp;send=false&amp;layout=standard&amp;width=630&amp;show_faces=true&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;font=verdana&amp;height=80&amp;appId=120456184653543" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:630px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe></p>

<p>Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirim kepada kami pesan melalui form berikut :</p>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - begin - FastSecureContactForm.com -->
<div id="FSContact2" style="width:660px;">
<form action="http://oneenergize.com/feed/#FSContact2" id="si_contact_form2" method="post">

         <div>
               <input type="hidden" name="si_contact_CID" value="1" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_name2">Name:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_name2" name="si_contact_name" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_email2">E-Mail Address:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="email" id="si_contact_email2" name="si_contact_email" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_1">Handphone:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_1" name="si_contact_ex_field1" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_2">Kota:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_2" name="si_contact_ex_field2" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_subject2">Subject:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_subject2" name="si_contact_subject" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_message2">Message:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <textarea style="text-align:left; margin:0;" id="si_contact_message2" name="si_contact_message"  cols="75" rows="10"></textarea>
        </div>

<div style="text-align:left; padding-top:2px;">
  <input type="hidden" name="si_contact_action" value="send" />
  <input type="hidden" name="si_contact_form_id" value="2" />
  <input type="submit" id="fsc-submit-2" style="cursor:pointer; margin:0;" value="Submit" /> 
</div>

</form>
</div>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - end - FastSecureContactForm.com -->
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oneenergize.com/apa-itu-diabetes-melitus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peran Fisioterapi Pada Perkembangan Anak</title>
		<link>http://oneenergize.com/peranan-fisioterapi-dalam-perkembangan-anak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peranan-fisioterapi-dalam-perkembangan-anak</link>
		<comments>http://oneenergize.com/peranan-fisioterapi-dalam-perkembangan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 15:21:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.oneenergize.com/?p=622</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu bergerak, yang menunjukkan bahwa dia ada, berubah, berpindah, dan berkomunikasi. Arti bergerak secara umum adalah berubahnya satu bagian atau seluruh tubuh untuk mengerjakan sesuatu dengan tujuan tertentu. Sedangkan arti bergerak secara khusus adalah adanya kerjasama antara otak, saraf, otot, tulang dan sendi yang disebabkan adanya stimulasi dari luar melalui indera tubuh<a href="http://oneenergize.com/peranan-fisioterapi-dalam-perkembangan-anak/"> .....</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><code></code></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-626" title="Peran Fisioterapi Pada Perkembangan Anak" src="http://www.oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-21.jpg" alt="Peran Fisioterapi Pada Perkembangan Anak" width="630" height="420" /></p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu bergerak, yang menunjukkan bahwa dia ada, berubah, berpindah, dan berkomunikasi. Arti bergerak secara umum adalah berubahnya satu bagian atau seluruh tubuh untuk mengerjakan sesuatu dengan tujuan tertentu. Sedangkan arti bergerak secara khusus adalah adanya kerjasama antara otak, saraf, otot, tulang dan sendi yang disebabkan adanya stimulasi dari luar melalui indera tubuh untuk mengerjakan sesuatu dengan tujuan tertentu. Pergerakan seseorang bisa dikatakan normal bila gerakan tersebut mempunyai nilai kekuatan normal serta mempunyai makna dan tujuan tertentu.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Definisi Fisioterapi</h2>
<p style="text-align: justify;">Fisioterapi berasal dari kata fisik dan terapi. Fisik yang dimaksud ialah tubuh dan anggota geraknya. Terapi berarti memulihkan. Jadi fisioterapi ialah pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Peran Fisioterapi</h2>
<p style="text-align: justify;">Setiap manusia mengalami apa yang namanya tumbuh dan berkembang. Tumbuh kembang sendiri memiliki asas, yaitu :</p>
<ul>
<li>Berlangsung terus menerus sejak pembuahan sampai dewasa yang dipengaruhi oleh genetik dan lingkungan</li>
<li>Tumbuh kembang bergantung pada kematangan (maturitas) sistem saraf</li>
<li>Urutan tumbuh kembang setiap individu selalu sama, tetapi kecepatannya berbeda antar individu satu dengan lainnya</li>
<li>Refiek primitif akan hilang dan digantikan dengan gerakan yang disadari</li>
<li>Arah tumbuh kembang dimulai dari atas ke bawah (chepalocaudaf)</li>
</ul>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Di dalam tubuh manusia terdapat kapasitas fisik dan kemampuan fungsional. Fisioterapi bertanggung jawab terhadap kapasitas fisik dan kemampuan fungsional tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Kapasitas fisik berupa :</p>
<ul>
<li>Tonus otot</li>
<li>Kekuatan otot</li>
<li>Luas gerak sendi</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kemampuan fungsional berupa :</p>
<ul>
<li>Tidur miring</li>
<li>Berguling</li>
<li>Merayap</li>
<li>Merangkak</li>
<li>Duduk</li>
<li>Berdiri</li>
</ul>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang dilakukan oleh fisioterapi terhadap macam-macam gangguan dalam tumbuh kembang anak di atas?</p>
<ul>
<li>Pemberian massage guna merileksasikan atau meningkatkan tonus otot</li>
<li>Pemberian latihan aktif berupa aktivitas permainan</li>
<li>Meningkatkan head control don control postural</li>
<li>Memberikan penguluran (stretching) atau pengaturan posisi agar suatu otot beda dalam posisi memanjang (elongation) pada otot yang mengalami pemendekan atau yang potensial untuk terjadi pemendekan</li>
<li>Menghambat ref lek primitif yang masih ada</li>
<li>Memberikan latihan weight bearing</li>
<li>Menstimulasi perkembangan anak</li>
<li>Mengkoreksi postur</li>
<li>Mengkoreksi pola jalan anak</li>
</ul>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : Team Maibel Terapi Terpadu</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: left;">   Artikel Yang Lain</h2>
<div style="clear: both"></div><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;"><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/penyebab-kelelahan-dan-kantuk/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-3-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Penyebab Kelelahan dan Kantuk</div></div></a><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/memahami-terapi-gelombang-otak/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-23-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Memahami Terapi Gelombang Otak</div></div></a></div><div style="clear: both"></div>
<p><code></code></p>
<p><div style="float:left;padding-right:4px;padding-bottom:4px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://oneenergize.com/peranan-fisioterapi-dalam-perkembangan-anak/"></a></div><a class="twitter-share-button" href="http://twitter.com/share" data-count="horizontal" data-via="timothywibowo">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></p>
<p><iframe src="//www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Foneenergize&amp;send=false&amp;layout=standard&amp;width=630&amp;show_faces=true&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;font=verdana&amp;height=80&amp;appId=120456184653543" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:630px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe></p>

<p>Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirim kepada kami pesan melalui form berikut :</p>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - begin - FastSecureContactForm.com -->
<div id="FSContact2" style="width:660px;">
<form action="http://oneenergize.com/feed/#FSContact2" id="si_contact_form2" method="post">

         <div>
               <input type="hidden" name="si_contact_CID" value="1" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_name2">Name:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_name2" name="si_contact_name" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_email2">E-Mail Address:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="email" id="si_contact_email2" name="si_contact_email" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_1">Handphone:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_1" name="si_contact_ex_field1" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_2">Kota:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_2" name="si_contact_ex_field2" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_subject2">Subject:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_subject2" name="si_contact_subject" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_message2">Message:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <textarea style="text-align:left; margin:0;" id="si_contact_message2" name="si_contact_message"  cols="75" rows="10"></textarea>
        </div>

<div style="text-align:left; padding-top:2px;">
  <input type="hidden" name="si_contact_action" value="send" />
  <input type="hidden" name="si_contact_form_id" value="2" />
  <input type="submit" id="fsc-submit-2" style="cursor:pointer; margin:0;" value="Submit" /> 
</div>

</form>
</div>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - end - FastSecureContactForm.com -->
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oneenergize.com/peranan-fisioterapi-dalam-perkembangan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fisioterapi Pada Asma Bronchiale</title>
		<link>http://oneenergize.com/fisioterapi-pada-asma-bronchiale/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fisioterapi-pada-asma-bronchiale</link>
		<comments>http://oneenergize.com/fisioterapi-pada-asma-bronchiale/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 14:38:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.oneenergize.com/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[Asthma Bronchiale adalah suatu penyakit yang ditandai oleh adanya hiper reaktivitas saluran napas terutama trakhea dan bronkhus terhadap suatu rangsangan. Penyakit ini dapat menyerang pada berbagai usia, terutama pada usia anak dan lansia. Waktu serangan kebanyakan terjadi pada malam hari dan pagi hari. Tanda dan gejalanya adalah adanya inflamasi kronik saluran napas yang disebabkan oleh<a href="http://oneenergize.com/fisioterapi-pada-asma-bronchiale/"> .....</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><code></code></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-616" title="Fisioterapi Pada Asma Bronchiale" src="http://www.oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-20.jpg" alt="Fisioterapi Pada Asma Bronchiale" width="630" height="420" /></p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Asthma Bronchiale adalah suatu penyakit yang ditandai oleh adanya hiper reaktivitas saluran napas terutama trakhea dan bronkhus terhadap suatu rangsangan. Penyakit ini dapat menyerang pada berbagai usia, terutama pada usia anak dan lansia. Waktu serangan kebanyakan terjadi pada malam hari dan pagi hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanda dan gejalanya adalah adanya inflamasi kronik saluran napas yang disebabkan oleh adanya peningkatan respon yang berlebihan atau hiperresponsive dari jalan napas terhadap allergen ,yang sering berhubungan dengan adanya obstruksi jalan napas yang luas dan sering kali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan. Obstruksi tersebut terjadi karena adanya spasme otot-otot bronchus, adanya inflamasi kelenjar mukosa, serta adanya produksi mucus yang berlebihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai akibat dari adanya obstruksi tersebut dapat memicu terjadinya gejala yang bersifat episodic dan berulang berupa sesak napas, dada terasa berat, dengan disertai adanya mengi atau suara napas yang melengking dan batuk-batuk berdahak, terutama pada malam hari atau pagi hari. Batuk pada penderita asma awalnya adalah merupakan gejala, tetapi pada akhirnya akan menjadi suatu permasalahan tersendiri dari sekian banyak permasalahan yang ada. Beberapa permasalahan yang sering kali menyertai pada penderita asma bronkhiale adalah adanya sesak napas, adanya gangguan pembersihan jalan napas, air flow, penyempitan jalan napas, gangguan pertukaran gas, disfungsi otot-otot pernapasan, serta gangguan pola pernapasan (abnormal breathing pattern) dan batuk yang pada hakekatnya saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Batuk pada penderita asma bronkhiale sangat bervariasi, yang dapat dilihat dari frekuensi atau seringnya batuk. Frekuensi seringnya batuk pada penderita asthma bronkhiale dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Hiperskeresi bronchus yang menghasilkan mucus yang berlebihan</li>
<li>Penumpukan mucus atau seputum karena menurunnya fungsi silia</li>
<li>Ventilasi yang rendah karena obstruksi jalan napas</li>
<li>Daya tahan tubuh yang menurun</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Penatalaksanaan fisioterapi pada penderita asma bronchiale di rumah sakit maupun di klinik-klinik fisioterapi sering dilakukan dengan memberikan intervensi dengan microwave diathermi, postural drynage dan breathing exercise.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Microwafe diathermi adalah suatu modalitas fisioterapi dengan menggunakan arus bolak-balik dengan frekuensi 2450 MHz dan panjang gelombang 12,25 cm. Berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya maka microwave diathermi mempunyai kemampuan penetrasi kedalam jaringan ± 3 cm atau dapat mencapai jaringan otot. Dengan aplikasi dari pendekatan anterior dan posterior dinding thorak, dengan efek thermal dari microwave diathermi diharapkan dapat meningkatkan metabolisme otot khususnya otot-otot pernapasan, meningkatkan sirkulasi darah lokal, meningkatkan elastisitas jaringan, menurunkan tonus otot-otot pernapasan dan otot polos dinding bronchus melalui normalisasi nosisensorik, sehingga dapat diperoleh efek relaksasi pada otot polos bronchus dan otot-otot pernapasan. Efek relaksasi pada otot polos bronchus tersebut, diharapkan akan terjadi perubahan pada bronchus yaitu menurunnya stress mekanik pada dinding bronchus dan terjadinya dilatasi atau pelebaran bronchus. Dengan menurunnya stress mekanik pada dinding bronchus maka diharapkan dapat menurunkan hiperskresi mucus dan dapat menurunkan frekuensi batuk. Dengan terjadinya dilatasi bronchus tersebut, akan memberikan efek kemudahan dalam pengaliran mucus dan menurunkan sesak napas.</p>
<p style="text-align: justify;">Efek relaksasi pada otot-otot pernapasan adalah menurunnya ketegangan otot-otot pernapasan, meningkatnya metabolisme otot, nutrisi untuk otot tercukupi sehingga otot-otot pernapasan dapat bekerja optimal dan pernapasan menjadi lebih baik untuk menghasilkan ventilasi paru yang adequate. Postural drainage adalah suatu metode pembersihan saluran napas dengan cara memposisikan penderita sedemikian rupa, dan dengan pengaruh gravitasi, mucus dapat dialirkan ke saluran yang lebih besar, sehingga mudah untuk dikeluarkan. Dalam pelaksanaannya postural drainage ini selalu disertai dengan tapotement atau tepukan dengan tujuan untuk melepaskan mucus dari dinding saluran napas dan untuk merangsang timbulnya reflek batuk, sehinggga dengan reflek batuk mucus akan lebih mudah dikeluarkan.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Jika saluran napas bersih maka pernapasan akan menjadi normal dan ventilasi menjadi lebih baik. Jika saluran napas bersih dan ventilasi baik maka frekuensi batuk akan menurun. Breathing exercise adalah suatu metode latihan pernapasan yang dilakukan dengan type tertentu, untuk tujuan tertentu serta diaplikasikan pada kondisi tertentu pula. Breathing exercise yang dimaksud di sini adalah force passive breathing exercise yaitu suatu bentuk latihan napas yang dalam pelaksanaannya sering dilakukan bersamaan dengan postural drynage atau dilakukan dalam sesi tersendiri, dimana saat akhir dari ekspirasi diberikan suatu penekanan dengan arah sesuai dengan gerakan segmen thorak saat ekspirasi dan saat inspirasi tekanan dihilangkan namun tangan fisioterapist tetap menempel pada segmen dinding thorak tersebut dan mengarahkan gerakan sesuai gerakan segmen dinding thorak tersebut saat inspirasi. Dengan breathing exercise ini akan dapat menurunkan udara residu dan mengefektifkan kerja dari otot-otot pernapasan sehingga dapat memperbaiki ventilasi paru yang menurun pada penderita asma bronkhiale. Jika ventilasi baik maka akan dapat menghasilkan batuk yang efektif. Jika batuk efektif maka mucus akan mudah untuk di keluarkan, jika mucus keluar maka saluran napas bersih, dan jika saluran napas bersih maka frekuensi batuk akan menurun.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : www.fisiosby.com</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: left;">   Artikel Yang Lain</h2>
<div style="clear: both"></div><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;"><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/manfaat-ion-negatif-bagi-tubuh-manusia/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-7-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Manfaat Ion Negatif Bagi Tubuh Manusia</div></div></a><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/cara-mencegah-dan-sembuhkan-diabetes-secara-alami/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-18-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Mencegah dan Sembuhkan Diabetes Secara Alami</div></div></a></div><div style="clear: both"></div>
<p><code></code></p>
<p><div style="float:left;padding-right:4px;padding-bottom:4px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://oneenergize.com/fisioterapi-pada-asma-bronchiale/"></a></div><a class="twitter-share-button" href="http://twitter.com/share" data-count="horizontal" data-via="timothywibowo">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></p>
<p><iframe src="//www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Foneenergize&amp;send=false&amp;layout=standard&amp;width=630&amp;show_faces=true&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;font=verdana&amp;height=80&amp;appId=120456184653543" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:630px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe></p>

<p>Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirim kepada kami pesan melalui form berikut :</p>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - begin - FastSecureContactForm.com -->
<div id="FSContact2" style="width:660px;">
<form action="http://oneenergize.com/feed/#FSContact2" id="si_contact_form2" method="post">

         <div>
               <input type="hidden" name="si_contact_CID" value="1" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_name2">Name:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_name2" name="si_contact_name" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_email2">E-Mail Address:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="email" id="si_contact_email2" name="si_contact_email" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_1">Handphone:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_1" name="si_contact_ex_field1" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_2">Kota:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_2" name="si_contact_ex_field2" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_subject2">Subject:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_subject2" name="si_contact_subject" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_message2">Message:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <textarea style="text-align:left; margin:0;" id="si_contact_message2" name="si_contact_message"  cols="75" rows="10"></textarea>
        </div>

<div style="text-align:left; padding-top:2px;">
  <input type="hidden" name="si_contact_action" value="send" />
  <input type="hidden" name="si_contact_form_id" value="2" />
  <input type="submit" id="fsc-submit-2" style="cursor:pointer; margin:0;" value="Submit" /> 
</div>

</form>
</div>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - end - FastSecureContactForm.com -->
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oneenergize.com/fisioterapi-pada-asma-bronchiale/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah dan Sembuhkan Diabetes Secara Alami</title>
		<link>http://oneenergize.com/cara-mencegah-dan-sembuhkan-diabetes-secara-alami/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cara-mencegah-dan-sembuhkan-diabetes-secara-alami</link>
		<comments>http://oneenergize.com/cara-mencegah-dan-sembuhkan-diabetes-secara-alami/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 12:33:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Mencegah dan Sembuhkan Diabetes Secara Alami]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Mencegah Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Mencegah Diabetes Secara Alami]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Sembuhkan Diabetes Secara Alami]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Mencegah dan Sembuhkan Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Mencegah dan Sembuhkan Diabetes Secara Alami]]></category>
		<category><![CDATA[Mencegah Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Sembuhkan Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Sembuhkan Diabetes Secara Alami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.oneenergize.com/?p=592</guid>
		<description><![CDATA[Diabetes atau yang lebih dikenal sebagai penyakit kencing manis memiliki 2 type, yakni: I dan II. Diabetes Type I Adalah kondisi di mana organ pankreas (yang memproduksi insulin) sudah tidak mampu memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup. Hal ini menyebabkan gula dalam darah (yang didapat dari makanan karbohidrat seperti nasi, mie, bihun, kwetiau, gula<a href="http://oneenergize.com/cara-mencegah-dan-sembuhkan-diabetes-secara-alami/"> .....</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><code></code></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-596" title="Cegah dan Sembuhkan Diabetes Secara Alami" src="http://www.oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-18.jpg" alt="Cegah dan Sembuhkan Diabetes Secara Alami" width="630" height="420" /></p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Diabetes atau yang lebih dikenal sebagai penyakit kencing manis memiliki 2 type, yakni: I dan II.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Diabetes Type I</h2>
<p style="text-align: justify;">Adalah kondisi di mana organ pankreas (yang memproduksi insulin) sudah tidak mampu memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup. Hal ini menyebabkan gula dalam darah (yang didapat dari makanan karbohidrat seperti nasi, mie, bihun, kwetiau, gula pasir, gandum, madu, dll) tetap tinggi. Kondisi ini dinamakan diabetes yang tergantung pada insulin, yang biasanya bersifat keturunan.</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: justify;">Diabetes Type II</h2>
<p style="text-align: justify;">Adalah kondisi di mana hormon insulin yang diproduksi oleh organ pankreas sudah tidak bekerja sebagaimana mestinya (menurun sensitifitasnya) terhadap gula dalam darah. Diabetes type II adalah yang lebih populer (tercatat lebih kurang 80% dari seluruh kasus diabetes) disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, kaya akan gula sederhana berglycemic-index tinggi, dan kurang olahraga.</p>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Apabila tidak dicegah dan tidak dilakukan perbaikan gaya hidup secara dini, diabetes yang merupakan salah satu pembunuh terbesar manusia modern juga akan menyebabkan komplikasi yang berujung pada:</p>
<ul>
<li>Kerusakan pada mata dan hilangnya penglihatan</li>
<li>Jantung koroner</li>
<li>Terhambatnya aliran darah pada organ lengan / kaki yang berakhir pada amputasi</li>
</ul>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Kedua jenis diabetes ini bisa dicegah sedini mungkin dengan cara menjaga kesehatan organ pankreas dan memaksimalkan sensitifitas insulin. Ratusan ilmuwan dunia berusaha mencari solusi untuk masalah ini, dan berikut ini adalah rekomendasi yang berhasil dikumpulkan berdasarkan penelitian-penelitian tersebut:</p>
<ul>
<li>Kurangi konsumsi gula sederhana berglycemic index tinggi seperti (nasi putih, kentang, makanan turunan dari tepung seperti mie, bihun, kwetiau, biskuit, snack, kue, roti, dll, dan makanan/minuman turunan dari gula pasir seperti softdrink, sirop, jus buah kotak, kue pesta, permen, dll)</li>
<li>Perbanyak konsumsi serat dari sayur-sayuran, biji-bijian (gandum, oats, wheat) dan buah, terutama sayur-sayuran.</li>
<li>Lakukan latihan beban seluruh tubuh (latihan beban terbukti meningkatkan sensitifitas insulin)</li>
<li>Makan lebih sering dan tepat waktu</li>
<li>Hindari skip makan, apalagi sampai mengurangi frekuensi makan</li>
</ul>
<p><code></code></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : www.andriewongso.com</p>
<p><code></code></p>
<h2 style="text-align: left;">   Artikel Yang Lain</h2>
<div style="clear: both"></div><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;"><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/penyebab-kelelahan-dan-kantuk/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-3-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Penyebab Kelelahan dan Kantuk</div></div></a><a onmouseout="this.style.backgroundColor=''" onmouseover="this.style.backgroundColor=''" style="background-color: ; border-right: 0px solid ; border-bottom: medium none; margin: 0pt; padding: 10px 22px; display: block; float: left; text-decoration: none; text-align: left; cursor: pointer;" href="http://oneenergize.com/quantum-mind-programming/"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 270px; height: 250px;"><div style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt; background: transparent url(http://oneenergize.com/wp-content/uploads/Post-24-270x175.jpg) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 270px; height: 175px;"></div><div style="border: 0pt none; margin: 3px 0pt 0pt; padding-top: 3pt; font-family: ; text-align:center; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; color: #1A71D1;">Quantum Mind Programming</div></div></a></div><div style="clear: both"></div>
<p><code></code></p>
<p><div style="float:left;padding-right:4px;padding-bottom:4px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://oneenergize.com/cara-mencegah-dan-sembuhkan-diabetes-secara-alami/"></a></div><a class="twitter-share-button" href="http://twitter.com/share" data-count="horizontal" data-via="timothywibowo">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></p>
<p><iframe src="//www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Foneenergize&amp;send=false&amp;layout=standard&amp;width=630&amp;show_faces=true&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;font=verdana&amp;height=80&amp;appId=120456184653543" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:630px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe></p>

<p>Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirim kepada kami pesan melalui form berikut :</p>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - begin - FastSecureContactForm.com -->
<div id="FSContact2" style="width:660px;">
<form action="http://oneenergize.com/feed/#FSContact2" id="si_contact_form2" method="post">

         <div>
               <input type="hidden" name="si_contact_CID" value="1" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_name2">Name:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_name2" name="si_contact_name" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_email2">E-Mail Address:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="email" id="si_contact_email2" name="si_contact_email" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_1">Handphone:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_1" name="si_contact_ex_field1" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_ex_field2_2">Kota:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_ex_field2_2" name="si_contact_ex_field2" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_subject2">Subject:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <input style="text-align:left; margin:0;" type="text" id="si_contact_subject2" name="si_contact_subject" value=""  size="40" />
        </div>

        <div style="text-align:left; padding-top:5px;">
                <label for="si_contact_message2">Message:</label>
        </div>
        <div style="text-align:left;">
                <textarea style="text-align:left; margin:0;" id="si_contact_message2" name="si_contact_message"  cols="75" rows="10"></textarea>
        </div>

<div style="text-align:left; padding-top:2px;">
  <input type="hidden" name="si_contact_action" value="send" />
  <input type="hidden" name="si_contact_form_id" value="2" />
  <input type="submit" id="fsc-submit-2" style="cursor:pointer; margin:0;" value="Submit" /> 
</div>

</form>
</div>
<!-- Fast Secure Contact Form plugin 3.1.5.8 - end - FastSecureContactForm.com -->
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oneenergize.com/cara-mencegah-dan-sembuhkan-diabetes-secara-alami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
